Hi, balik lagi di entri terbaru aku, oiya sebelumnya aku mau ucapin Selamat Taahun baru 2019 ya gaesss hihi, semoga menjadi lebih baik ya semuanya.
Oiya kemarin aku habis dapat jatah liburan Natal dan Tahun baru loooh, liburnya sih gak lama-lama banget, cuma 2 minggu, tapi menurutku itu udah lumayan banget. Hoho. Dan kebetulan lagi liburan kali ini berbarengan dengan hari raya Galungan dan Kuningan, senangnya. Lebih lengkap lagi liburan kali ini aku habiskan dengan dia hahaahaha *meringis*.
Sedikit bercerita, jadi kemarin itu tingkat 2 dan tingkat 1 liburnya mendahului, jadiii yaaaa harus berlapang dada sedikit, ada yang bablas juga sih karena terlanjur beli tiket. Tapi aku, Desri, dan Ajeng memilih jadi kondit, hahahahaha. Jadi, aku pulang tanggal 22 Desember 2018 dan kembali tanggal 5 Januari 2018.
Aku pulang ke Bali dijemput oleh ibu kesayangan, walau agak lama sih nunggunya tapi gapapa, hoho awalnya aku mengira aku akan dijemput oleh dia, pikirku dia sudah sampai duluan di rumah, tapi yasudah mungkin dia lelah banget abis banyak kegiatan, oiya selamat ya untuk dia yang udah ngelewatin pusdik sampai selesai dan lancar hoho (hadiahnya mana, lho(?)).Nah, selama dia pusdik aku menyempatkan diri untuk menemuinya. Sedih, waktu itu awalnya aku ingin menemuinya di Bandung, namun gagal karena harus pindah ke Bogor. Alhasil aku menemuinya di Bogor, pertemuan pertama berada di Bogor, ketika itu dia sedang menjalani pusdik Reskrim (maaf kalau salah ._.v) wah bahagia sekali, setelah itu aku menemuinya di Tangerang, ketika itu dia sedang menjalani pusdik Lantas (maaf lagi ._.v). Yaa begitulah kiranya pertemuan-pertemuan singkat, seperti biasa, aku selalu menghargai setiap waktu singkat yang sangat berharga itu :') sedih yeu. Tapi tetap bersyukur masih bisa ketemu dia dalam keadaan sehat walafiat.
Balik lagi ke cerita liburan, hm jadi setelah aku dijemput, keesokan harinya ada sesosok laki-laki tampan yang menjemputku dan mengajakku pergi ke Pantai Kuta, hohoho favorite place, diisi dengan duduk sambil menikmati bubur kacang hijau hihihi, senangnyaaaaaa. Tapi, setelah itu aku pergi ke apotek dulu karena setelah aku perhatikan ada yang tidak beres dengan kaki si tampan, dengan kebohongan yang ada, akhirnya aku membelikannya obat, karena aku rasa dia terlalu cuek sekali akan kesehatan dirinya.
Dan pada malam harinya, dengan sangat berani setelah kami makan malam di sebuah restaurant aku mengambil kunci kendaraannya dan membonceng lekas membawanya ke dokter terdekat, sialnya dokter tidak bisa menangani karena harus dibawa ke dokter spesialis. Akhirnya aku menyerah karena sudah malam. Huft dengan rasa khawatir aku selalu mengingatkan dia untuk mengobatinya.
Liburan ini banyak sekali hal yang sulit aku ceritakan. Banyak sekali konflik yang kita hadapi, benar-benar sangat menguji kesabaran. Mulai dari janji yang batal, hingga hal-hal lain yang membuat suasana menjadi tidak baik. Sempat aku mengajaknya untuk ngobrol mencairkan suasana di sebuah Cafe dekat dari rumah, karena ku yakin jika ini bertahan, tidak akan ada ya
Tanggal 29 Desember 2018, tepatnya malam minggu, aku menuju rumahnya karena diundang langsung oleh orang tuanya untuk datang. Ya, apalagi yang harus kulakukan selain datang, sebelum itu aku membeli sedikit buah tangan, ya sekedarnya saja. Sesampainya disana, aku duduk, sedikit salah tingkah begitu melihat suasana yang sangat ramai. Semuanya berjalan begitu saja.
Hingga puncaknya, aku pulang sudah menunjukkan pukul 23.00 LT dengan mengendarai sepeda motor seorang diri, dan ternyata ada hal yang tidak mengenakkan hati, huft sulit untuk kuceritakan. Intinya, bagiku ini bukan hal yang bisa aku terima sedikitpun. Kalau sabar ada angkanya mungkin ini sudah minus sekali. Tibanya dirumah aku mengutarakan sesuatu yang sangat penting, aku nyaris menyerah dengan semuanya. Sedikit menguras hati dan tenaga. Huft, begitulah, ini pertama kalinya aku berbicara se serius ini, karena aku merasa semuanya sudah cukup. Dan obrolan itu terhenti karena sudah menjelang pagi.
Keesokannya, aku bangun pagi dan beraktifitas seperti biasa, namun ada yang menjemput ku lagi. Ya, dia datang lagi dan akan mengajak ku ke suatu tempat. Aku tidak tega melihat usaha orang lain sia-sia apalagi itu untuk aku, maka aku terima ajakannya, dan hasilnya aku diajaknya pergi ke pinggir danau, jauuuh sekali dari rumah, hampir 1.5 jam aku habiskan dijalan, perjalanan terasa sangat lama lebih-lebih dengan hanya terdiam, suasana yang dingin, perut yang lapar, aku hanya berpegangan di pundaknya agar aku sedikit merasa aman, beberapa kali aku menawarkan diri untuk bergantian mengendarai motornya, namun dia menolak, sepanjang perjalanan beberapa kali aku mengusap air mata, huft benar-benar berat.
Sampai di Danau Buyan, aku dan dia duduk di pinggir, dan mulailah kita berbicara, dari kesalahan dan kekurangan ku dari kekurangannya, dari segala pengalaman kita berdua, hingga pada akhirnya aku memang memberinya kesempatan untuk menjadi saudaraku saja, karena aku belum merasa punya banyak hal yang membuatnya sempurna. Aku mah apa ;'D disitu memang sedih sekali, dari semua perjalanan kita berdua, semuanya kita ceritakan, entah siapa yang mendengar, aku tak peduli.
Aku juga mengenalkan kembali siapa diriku sebenarnya selama 7 tahun ini, aku tidak menuntut apa-apa darinya, aku hanya menyayangkan hingga aku takut ada penyesalan pada dirinya. Yang kutakutkan bukan apa apa, tapi yang kutakut adalah aku mengecewakannya. Hingga akhirnya kita sama-sama menitikkan air mata. Sedih, tapi aku akhirnya memberikan kesempatan lagi, karena aku tidak bisa juga dan tidak akan rela dia diperkenalkan dengan yang lain. Ya Tuhan ini momen yang gabisa aku lupain :')
Akhirnya, masalah ini selesai, dan aku berhenti di sebuah tempat makan, suasananya kembali hangat dan mencair, walau sangat dingin suasananya :'D.
2 hari kemudiannya, tanggal 31 Desember 2018, aku memilih untuk merayakan tahun baru dirumah bersama keponakan-keponakanku, namun senangnya, Deva diizinkan untuk datang kerumah merayakan tahun baru bersamaku hihihi. Kita hanya makan-makan, bakar-bakar di teras rumah. Hingga hanya tinggal kita berdua di teras, membicarakan kedepannya hubungan ini, ceileeeeeh, hoho ini lebih bermakna dibanding merayakan tahun baru ditengah keramaian yang belum tentu kita bisa ngobrol berdua seperti ini. Huhuuuu i love it so much.
Sedih, libur sebentar lagi berakhir, keesokannya aku diajaknya menonton bioskop, tapi dia izin jam 6 ada urusan katanya, yasudah hehehe, aku pasti izinkan.
Eh sampai jam 22.00 LT aku sulit mendapat kabarnya karena kayaknya sih sedang sibuk, hingga pada ada jam 00.00 aku mendapati dia mengucapkan aku ulang tahun melalui chat WA, eh beberapa menit kemudian dia menelepon ku dan katanya sedang ada didepan rumah. Haahahahaha terharu, sambil memeluknya aku menangis, ya ampun, segitunya, senaaaang akhirnya aku bisa ulang tahun bareng sama dia. Makasih ya hehehe.. malamnya, aku diajak ngopi-ngopi bareng teman2 SMP ku heehe gak lupa sama dia juga :))
Tanggal 3 Januari - nya aku isi dengan makan lalapan bareng ;') ya ampunn gitu aja aku udah ngerasa bahagia parah, walaupun pinggiran jalan tapi bukan itu yg dicari, tapi suasana dan sama siapa nya. Senangnya bisa muter-muter sekitaran rumah dia. Hoho
Dannn ke esokan harinya aku merasa sangaaaat sedih, karena hari ini kita mulai LDR lagi, sebelum dia berangkat aku memutuskan untuk kerumahnya membawa makanan yang dia inginkan hehehe,. hingga sore sebelum dia berangkat ke bandaraa untuk lanjut ke semarang lagi :'
Aku memilih untuk tidak mengantar karena sedih :' dan datang ke pesta ulang tahun keponakanku tersayang.
Huftttt, begitulah, terkadang apa yang kita bicarakan belum tentu orang lain akan menganggapnya baik, sebenarnya aku mau dan sangat berusaha apapun yang menjadi kekuranganku, sebenarnya aku berjuang sekuat tenaga untuk tidak mengecewakan siapapun dikelilingku. Membahagiakan kalian semua adalah menjadi tujuanku. Terimalah kekuranganku, dan kenali aku kembali :')
Terimakasih 2018, you gave me a lot of memories...
Terimakasih Deva
Oiya foto-fotonya menyusul yahh, ini dibuat nya di dormitory, maklum gak bawa kamera :'D
Regards
Ayu - Dormitory
8/1/2019
Tanggal 3 Januari - nya aku isi dengan makan lalapan bareng ;') ya ampunn gitu aja aku udah ngerasa bahagia parah, walaupun pinggiran jalan tapi bukan itu yg dicari, tapi suasana dan sama siapa nya. Senangnya bisa muter-muter sekitaran rumah dia. Hoho
Dannn ke esokan harinya aku merasa sangaaaat sedih, karena hari ini kita mulai LDR lagi, sebelum dia berangkat aku memutuskan untuk kerumahnya membawa makanan yang dia inginkan hehehe,. hingga sore sebelum dia berangkat ke bandaraa untuk lanjut ke semarang lagi :'
Aku memilih untuk tidak mengantar karena sedih :' dan datang ke pesta ulang tahun keponakanku tersayang.
Huftttt, begitulah, terkadang apa yang kita bicarakan belum tentu orang lain akan menganggapnya baik, sebenarnya aku mau dan sangat berusaha apapun yang menjadi kekuranganku, sebenarnya aku berjuang sekuat tenaga untuk tidak mengecewakan siapapun dikelilingku. Membahagiakan kalian semua adalah menjadi tujuanku. Terimalah kekuranganku, dan kenali aku kembali :')
Terimakasih 2018, you gave me a lot of memories...
Terimakasih Deva
Oiya foto-fotonya menyusul yahh, ini dibuat nya di dormitory, maklum gak bawa kamera :'D
Regards
Ayu - Dormitory
8/1/2019

hmmmm love it to muchhhh
BalasHapus